Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

Sarah Hyland Wins ‘Lip Sync Battle’ With Help From Pussycat Doll Nicole Scherzinger

Thursday night’s Lip Sync Battle was between Modern Family star Sarah Hyland and Los Angeles Clippers star DeAndre Jordan. After the almost-7-foot-tall DeAndre got tiny Sarah a box to stand on so they could be closer in height, the battle got underway.

Sarah started off with a grungy performance of Alanis Morissette’s hit “Right Through You,” and DeAndre brought it with Seal’s “Kiss From a Rose.” For his second performance, DeAndre was the world’s tallest panda as he lip-synced Desiigner’s “Panda,” and he even got some advice from his Clippers teammate, Chris Paul. Chris told him, “You know the reason why I lost. I didn’t start stripping.”

Sarah got some help for her final performance from Pussycat Doll Nicole Scherzinger, who joined her for the song “Don’t Cha.” In the end, Sarah and Nicole’s Pussycat performance was too much for DeAndre to overcome and the Modern Family star took home the Lip Sync Battle belt.

Lip Sync Battle airs Thursdays at 10 p.m. on Spike.

Watch: We Say Goodbye to Spike as It Makes Way For the Paramount Network

Selasa, 03 Januari 2017

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah Warga di Sragen


Ratusan rumah milik warga di enam desa, di wilayah Kecamatan Sukodono, Tanon, dan Plupuh, Sragen, Jawa Tengah (Jateng) rusak akibat diterjang puting beliung.
Genting rumah beterbangan, atap teras terangkat, kandang kambing roboh, hingga puluhan pohon tumbang. Bahkan, bencana itu mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka pada bagian kepala.

Kedua orang yang mengalami luka-luka yaitu Suparmi Wulandari (32), dan anak perempuannya bernama Nisa Novitasari (17). Keduanya warga Dukuh Gayaman, Desa Karungan, Plupuh, Sragen. Keduanya sempat dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami luka sobek di kepala akibat tertimpa genting.
Salah seorang warga Sukodono, Kasmudi mengatakan menerima laporan tentang sejumlah kerusakan akibat bencana putting beliung di tiga kecamatan tersebut. Kasmudi menyampaikan, puting beliung melanda Dukuh Mantub RT 005, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen dan menyebabkan dua rumah rusak akibat tertimpa pohon jati yang tumbang.

“Sementara di Plupuh juga ada angin rebut dengan korban tujuh rumah rusak karena genteng beterbangan dengan kerugian mencapai jutaan rupiah. Yang paling parah korbannya justru di wilayah Kecamatan Tanon. Di Desa Pengkol itu ada atap rumah warga terangkat, dan kandang kambing tertimpa pohon jati hingga seekor kambing mati. Kerugian seniai Rp11 juta,” ujarnya seperti dikutip dari Solopos.com.

Selain itu, dia juga mencatat kerugian bencana angin ribut paling parah di Desa Kecik dengan jumlah rumah yang rusak mencapai 90 unit yang menyebar di Dukuh Sambirejo, Tanjung,Jetis, dan Kecik. Total kerugian, ujar dia, belum dihitung secara detail.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Tatag Prabawanto, juga sudah mendapat laporan bencana angin ribut dari tiga kecamatan itu, Tatag juga juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) sudah memerintahkan Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Heru Wahyudi, dan Dinas Sosial untuk terjun langsung ke lapangan untuk mendata jumlah kerusakan rumah warga.

Mereka akan memastikan kriteria kerusakan rumah, rusak ringan, sedang, atau berat. Ketiga kecamatan yang terlanda bencana itu di Sukodono, Tanon, dan Plupuh. Kami minta warga di lain
kecamatan tetap waspada dengan anomali cuaca yang ekstrem. Rencana kami tetap memberi bantuan berupa sembako